Sejak kecil hingga hari ini ketika insom, menengadah melihat bintang-bintang di langit malam ketika terang adalah keasyikan. Kelebatan pikiran pada masa kanak-kanak, remaja, dan kini dewasa tentu berbeda. Satu hal yang tidak, takjub dan diselimuti rasa sepi dan kecil. Umat manusia kok sekarang sudah sanggup mengirim benda ke luar tata surya kita. Sedikit demi sedikit misteri terkuak. Hebat.
Dahulu, manusia dihadapkan misteri alam semesta. Berusaha memahaminya, menciptakan dongeng. Mitologi lahir dari terbatasnya pengetahuan saintifik orang kuno memahami alam semesta yang misterius tetapi didesak keingintahuan dan jawaban segera.
Oenciptaan mitologi memuaskan dahaga rasa ingin tahu manusia. Spesies adalah satu-satunya yang bisa menciptakan dongeng.Kita menggunakan daya khayal untuk memproyeksikan makna, firasat, dan ketakutan ke hal-hal yang belum kita ketahui (h. 222).
Siapa Sagan?
Carl Sagan adalah keturunan migran Ukraina dari garis ayah. Lahir dari keluarga pekerja. Sagan kecil sudah menaruh minat terhadap pencarian bagaimana kehidupan ini bisa ada. Sagan muda menulis makalah berisi hipotesis spekulatif tentang itu. Srtikelnya mengantarkan dirinya mengenal H.J. Muller, peraih nobel karena menemukan bahwa radiasi menyebabkan mutasi gen. Muller mementorinya dan menyemangati dengan lembut. Dari mentornya itu ia dipromosikan ke Harold Urey ketika Sagan diterima di Universitas tempat Uray. Program doktoral Carl sendiri di bawah bimbingan Gerard Kuiper, yang pada 1941 membuat temuan mengagetkan bahwa tatasurya kita—terlebih Bumi dan manusianya—tak seistimewa anggapan umum selama ini, tiap bintang memiliki planet-planet. Ia adalah ahli astronomi planet satu-satunya.
Urey dan Kuiper, dua-duanya pejantan alfa, dikenal memiliki hubungan yang saling berkompetisi hingga pada tataran kompetisi tidak sehat.
Permusuhan antara Kuiper dan Urey sangat nerusak secara emosional sampai Carl pada waktu itu dia merasa seperti anak orangtua yang bercerai (181).
Carl adalah saintis yang getol mendukung lencarian kehidupan cerdas luar angkasa—alien. Berkampanye untuk melakukan itu dengan lebih serius.
Alur Isi
Begitu judul buku ini, didasarkan pada catatan-catatan Carl Sagan, disusun hingga menjadi buku ini oleh pasangan hidupnya, Ann Druyan, memberi pembacanya wisata imajinatif menembusi lorong waktu kosmik bagaimana semesta dan kita ini bisa ada. Ada yang berspekulasi kemungkinan semesta bukan yang ini saja, tetapi multiverse.
Dimulai dari pemaparan terbentuk alam semesta dan disusul periodisasi terbentuk Bumi dan kepunahan massal, buku ini disusul pemparan soal biologi, dari zama kambrium hingga zaman peradaban manusia kuno. Disusul kisah-kisah para penemu yang memberi kontribusi kemajuan sains.
![]() |
| Carl Sagan dan Ann Druyan. |
Tak ketinggalan pengorbanan para penemu dan orang-orang yang berdedikasi pada sains, yang hari ini kita umat manusia dapat mencicipi kehidupan lebih baik. Seperti pengorbanan Vavilov hancur karena bodohnya Trofim Lysenko—orang dekat Stalin—dengan eksperimen pseudosains merendam kacang polong bisa mengubah sifat genetik. Kebodohan Lysenko, dan demi kekuasaan, satu dari sekian penyebab kelaparan hebat dan kematian massal era Stalin.
Di bagian akhir, di beberapa bab, buku mengetengahkan wawasan pencarian terhadap kehidupan cerdas luar angkasa. Berkat kontak Karl von Frisch dengan lebah.
Pengetahuan mengenai kehidupan lebah adalah warisan Karl von Frisch, orang pertama yang menerjemahkan bahasa simbolis lebah—melakukan kontak pertama dengan jenis akalbudi yang sepenuhnya berbeda (h. 208).
Dengan bahasa simbolis, penjelajahan luar angkasa dengan pesawat nirawak dimungkinkan membawa pesan dari manusia Bumi dalam piringan.
Apa yang mungkin sama-sama dimiliki kita dengan peradaban cerdas dunia lain? Sains dan matematika. Bahasa simbolis saintis, ahli matenatika, dan insinyur menghindari hal-hal yang hilang dalam penerjemahan dari satu budaya ke budaya lain. Bahasa simbolis, termasuk yang digunakan dalam pemrograman, punya kadar presisi jauh lebih tinggi (h. 194).
Itu sudah dimulai dengan meluncurkan Cassini dam Voyager yang membawa piring emas, pesan untuk kiranya ditemukan oleh kehidupan cerdas di tatasurya lain.

