Pernyataan penulis, Matthew J. van Natta, buku yang disusun olehnya ini menyediakan kerangka dasar mengenal dan berpikir Stoik. Selain dari eksplorasinya akan apa itu Stoikisme, juga dilandasi oleh kesadaran bahwa ia sejak umur duapuluhan tahun mengidap sindrom kecemasan. Diakuinya, Stoik "membentuk kembali hidup Saya dan memberi ketahanan emosional." Memberi kehidupan dan cara pandang positif terhadap kehidupan, terhadap cara pandang diri seorang Natta dalam kaitannya terhadap hidup dan kenyataan.
Stoikisme mengatakan Anda dapat berkembang dalam hidup—apapun keadaan Anda. Dengan panduan ini [yang tertulis di buku], Anda akan belajar untuk berfokus pada hal-hal yang dapat Anda kendalikan sehingga tindakan Anda berdampak, dan Anda tidak membuang waktu untuk hal yang tidak dapat Anda ubah.
Kerangka Gagasan
Sebagai handbook, buku ini dirancang oleh penulisnya sengaja sebagai buku panduan praktis bagaimana langkah-langkah menjadi Stoik. Walau begitu, penulis tetap memberi gambaran kesejarahannya dan wawasan diperlukan bidang etika Stoik agak sedikit padat, yang disebut berguna untuk Anda. Sebuah tour singkat pengenalan kerangka umum berfilsafat—baca "menerapkan pola pikir" kalau kamu dari kecil diajarkan antipati pada kata filsafat—Stoik. Begitulah.Seperti halnya makan, ada suap-suap yang dimasukkan ke perut mengisinya, tak beda juga dalam mengisi kepala kepompong kita yang sering dibuat gelisah (layaknya lapar) oleh hidup, itu adalah "menginstal aplikasi Stoik" ke benak kita, mengisikan sesuatu ke kepala kita.
Bab berikutnya berisi cara mengaplikasikan praktik Stoik, terutama ajaran fundamentalnya yaitu kemampuan memetakan apa di bawah kendali saya dan apa yang bukan. Sekalipun doktrin ini bukan satu-satunya ajaran fundamental, tetapi inilah nutrisi yang paling dibutuhkan oleh orang-orang modern yang gagal bersyukur subtantif dan cemas di dunia hari ini. Sebenarnya ada banyak lagi. Dengan ini, Anda diberi bekal bagaimana kekuatan filsafat ini akan memberi Anda "anti virus" yang melindungi Anda, jiwa yang ringkih, proteksi dari dunia luar yang seringnya menjadi mirip malware ke pikiran dan emosional Anda.
Bab terakhir, Anda diajak mengenali dan cara mengaplikasikan teknik-teknik menjadi manusia dengan ketabahan yang paten. Atau, dalam bahasa saya, mengenali ciri yang bagaimana kebahagiaan yang dikehendaki para mursyid Stoik. Itu adalah kebahagiaan-negatif, lenyapnya atau tak terbingungkan oleh reaksi mental yang mempersepsikan sebagai penderitaan, karena kita tak mengenali dan tahu dari mana itu muncul. Penderitaan muncul dari reaksi instingtif.Diingat. Menjadi Stoik bukan lenyapnya perangkat emosional dalam diri kita, tetapi untuk tidak dibingungkan oleh itu.
Selektif untuk Diri Sendiri
Stoikisme dalam merumuskan pandangan etikanya tak lepas dari pandangan kosmologi diapegang. Pandangan mereka terekspresikan sebagai "selaras Alam". Sesuatu yang oleh banyak para penteori teologi dikatakan panteisme. Anda jika menyetujui teisme, entah itu politeisme atau monoteisme, tak perlu alergi terhadap rumusan kosmologi kaum Stoa. Anda bisa menyisihkan sesuatu yang tidak cocok di lidah Anda ketika memakan suatu menu. Misalnya Anda tak suka taburan irisan bawang merah di atas sate, tinggal singkirkan saja. Tak perlu menolak sate, bukan? Begitu juga memperlakukan Stoikisme, ambil yang cocok dengan Anda dan singkirkan yang tidak. Jangan terlalu dungu dan congkak dalam kebebalan Anda yang hidup seperti kepala diselubungi kardus kecil pandora. Ada banyak hal bermanfaat di luar kardus pandora selubung kepala Anda tanpa lubang itu. Pegang kata-kata Hadaratus Syekh Stoik dan Yang Mulia Sultan Marcus Aurelius berikut.
Saya tidak mengikatkan diri saya pada salah satu guru Stoik tertentu. Saya juga memiliki hak untuk membentuk opini.
Pun Anda berhak menentukan apa yang Anda butuhkan dan layak, mengesampingkan yang menurut anggapan Anda tidak kompatibel. Misalnya, gagasan kemenyatuan atau ketiadaterpisahan diri dengan Alam kaum Stoa dengan anggapan ketuhanan Anda. Tak ada kesadaran sama persis di antara kepala yang ada, sekalipun rambut sama hitam atau dompet yang sama kering. Pegang kata-kata ini. Hehe.

