Era Sepuluh Guru dalam Sikhisme, agama monoteistik yang menekankan untuk selalu berbuat baik bagi penganutnya di sepanjang hidup, membentang hampir sekitar 250 tahun. Terhitung sejak kelahiran Nanak Dev pada 1469 hingga era Guru Gobind Singh. Pada saat meninggalnya pada 1708, Guru Gobind Singh mewariskan gelar gurunya pada penulis skriptur keagamaan Sikh yaitu Guru Granth.
| Wikimedia Commons (publik domain). |
1/ Guru Nanak Dev
Guru Nanak Dev, dapat dikatakan sebagai guru dari Sepuluh Guru, pendiri Sikhisme dan yang memperkenalkan keesaan. Ia adalah anak dari Kalyan Das (Kalu Beji) dan Mata Tripta. Ia memiliki saudara perempuan bernama Nanaki. Ia menikah dengan Sulakhani dan memiliki satu putra, Siri Chand, dan satu putri, Lakhmi Das. Lahir di Nankana Sahib, Pakistan, pada 20 Oktober 1469. Dia secara resmi diangkat menjadi guru pada 1499 pada usia sekitar 30 tahun. Dia meninggal di usia 69 tahun di Kartarpur, Pakistan, bertepatan pada 7 September 1539.
2/ Guru Angad Dev
Guru Angad Dev mengumpulkan tulisan Nanak Dev, menyusunnya, dan memperkenalkan Gurmukhi. Ia putra dari Pheru Mall dan Mata Daya Kaur (Sabhrai). Ia menikahi Mata Khivi dan memiliki dua putra, Dasu dan Datu, serta dua putri, Amro dan Anokhi.
Guru kedua dari Sepuluh Guru Sikhisme ini lahir di Harike di India pada 31 Maret 1504. Ia ditunjuk oleh Guru Nanak Dev menjadi guru pada 7 September 1539. Ia meninggal pada 29 Maret 1552 di Khadur, India, kurang dua hari sebelum menginjak usianya ke-48.
3/ Guru Amar Das
Guru Amar Das, sebagai guru ketiga dari sepuluh guru Sikhisme, menolak kasta dengan mendirikan lembaga langar (semacam dapur umum yang berada di kompleks gurdwara dan biasanya menyediakan makanan bagi kaum papa di sekitar komunitas Sikh), pangat (tradisi dalam Sikhisme berupa makan bersama dimana semua orang duduk tanpa sekat sosial dan pembedaan) , dan sangat (semacam perkumpulan jamaat untuk bersama-sama tanpa sekat melaksanakan ritual keagamaan). Lahir di Basarke di India, bertepatan 5 Mei 1479, dari pasangan Tej Bhan dan Mata Lakhmi. Ia menikahi Mansa Devi dan memiliki dua putra yaitu Mohan dan Mohri, dan dua putri yaitu Dani dan Bhani. Ia diangkat sebagai guru ketiga di Khadur, India, pada tanggal 26 Maret 1552, dan wafat pada usia 95 tahun di Goindwal, India pada 1 September 1574.
4/ Guru Raam Das
Guru Raam Das lahir pada 9 Oktober 1534 di Chuna Mandi (Lahore, Pakistan) dari pasangan Hari Das Sodhi dan Mata Daya Kaur. Ia menikahi Bhani, anak bungsu perempuan Guru Amar Das. Ia memiliki tiga putra: Prithi Chand, Maha Dev, dan Arjun Dev. Ia menjadi guru keempat di Goindwal, India, pada 1 September 1574. Ia meninggal pada usia 46 tahun di Goindwal pada 1 September 1581.5/Guru Arjun Dev
Guru Arjun, kadang diucapkan Arjan Dev, mendirikan Harmandir Sahib—biasa disebut Kuil Emas—di Amritsar, India, dan ikut andil dalam Adi Granth pada 1604. Ia lahir di Goindwal, India, pada 14 April 1563 dari pasangan Guru Raam Das dan Bhani. Ia menikahi Raam Devi dan tidak memiliki keturunan. Dari istri lainnya, Ganga, ia memiliki seorang putra, Har Govind. Ia dinobatkan sebagai guru kelima di Goindwal pada 1 September 1581, dan meninggal di Lahore, Pakistan, pada 30 Mei 1606, pada usia 43 tahun.
6/ Guru Har Govind (Hargobin)
Guru Har Govind—orang Barat mengucapkan Hargobind—adalah yang membangun kuil emas Akal Takhat di Punjab. Ia membangun pasukan bersenjata dan senantiasa menyelipkan dua belati mungil (disebut kirpan) di pinggangya yang melambangkan keduniawian (sekulerisme) dan spiritual.
Kaisar Jahangir dari dinasti Mughal pernah menangkap dan menjebloskannya ke penjara. Guru keenam Sikh ini lahir di sebuah tempat bernama Guru ki Wadali, India, pada 19 Juni 1595. Ia adalah putra dari Guru Arjun dan Mata Ganga. Ia menikahi Damodri, Nankee, dan Maha Devi. Ia adalah ayah dari lima putra, yaitu Gur Ditta, Ani Rai, Suraj Mal, Atal Rai, Teg Mall (Teg Bahadur). Juga seorang putri bernama Bibi Veero.
Ia diangkat sebagai guru keenam Sikhisme di Amritsar, India, pada 25 Mei 1606. Ia meninggal di Kiratpur, India, pada 3 Maret 1644, di usia 48 tahun.
7/ Guru Har Rai
Guru Har Rai, guru ketujuh dari Sepuluh Guru Sikhisme, adalah penyebar dan pendakwah Sikhisme. Ia membawahi 20.000 kavaleri sebagai pengawal pribadinya, mendirikan rumah sakit, dan kebun binatang.
Ia lahir di Kiratupur, India, pada 16 Januari 1630. Ia putra dari Baba Gurditta dan Mata Nihal Kaur. Ia menikahi Sulakhni dan ayah dari dua putra, Ram Rai dan Har Krishan, dan satu putri, Sarup Kaur.
Ia dinobatkan sebagai guru ketujuh di Kiratpur, 3 Maret 1644. Ia meninggal pada usia 31 tahun di Kiratpur pada 6 Oktober 1661.
8/ Guru Har Krishan (Har Kishan)
Guru Har Krishan menjadi guru dari Sepuluh Guru Sikhisme berikutnya pada usia 5 tahun. Ia menjadi guru pada 6 Oktober 1661 hingga 30 Maret 1664. Ia lahir di Kiratpur, India, pada 7 Juli 1656 dan meninggal di Delhi pada 30 Maret 1664 pada usia 7 tahun. Ia adalah Guru dengan masa terpendek. Ia putra dari Guru Har Rai dan Mata Kishan, yang kadang disebut Sulakhni.
9/ Guru Teg Bahadar (Tegh Bahadur)
Guru Teg Bahadar, guru kesembilan dari Sepuluh Guru Sikhisme, adalah sosok yang enggan meninggalkan meditasi dan menampilkan diri sebagai guru. Ia mendedikasikan hidupnya untuk melindungi Hindu Pandit dari pemaksaan mememeluk Islam. Karena dedikasinya ini, ia mati sebagai martir.
Ia lahir di Amritsar, India, pada tanggal 1 April 1621, putra dari Guru Har Govind dan Mata Nankee. Dia menikahi Gujri. Dari pernikahannya, ia memiliki seorang putra bernama Gobind Singh.
Ia dinobatkan menjadi guru di Baba Bakala di India pada 11 Agustus 1664, dan meninggal pada usia 54 tahun di Delhi, India, pada 11 November 1675.
10/ Guru Gobind Singh
| Guru Gobind Singh ketika melintasi Sarsa (Wikimedia Commons). |
11/ Guru Granth Sahib
Siri Guru Granth Sahib, namanya diabadikan sebagai nama skriptur suci Sikhisme. Ia adalah Guru Sikhisme terakhir dan tak ada setelahnya. Ia diangkat sebagai guru di Nanded, India, pada 7 Oktober 1708.
.jpeg)