Alien tidak selalu antagonis! Walau film tentang UFO, tapi jangan anda bayangkan akan dipenuhi aksi tembak-tembakan antara manusia melawan alien. Tidak. Arrival (2016) bergenre sci-fi, thriller, dan drama. Alurnya non-linear. Anda, untuk menangkapnya, harus cernat menyusun puzzle cerita.
![]() |
| Louise memperkenalkan diri pada kontak kedua. |
Setidaknya dua pesan disusupkan oleh Denis Villeneuve dalam film untuk kita renungkan. Pertama, perihal bahasa dan, kedua, pertanyaan filosofis akan makna hidup. Manusia sebagai sub specei aeternitas, ciri unik mental manusia menjalani kehidupannya, menambatkan pikirannya ke masa depan akan gambaran diri, dengan memancang harapan-harapan, walau tidak sedikit mereka jatuh, menderita. Ini pula yang disuguhkan film dalam diri Louise Banks (Amy Adams) memilih jalan hidupnya.
Dialog film banyak berseliweran istilah-istilah semacam heptapod, semisiografik, non-linear otografi, dan hipotesis sapir-whorf. Juga istilah palindrom, merujuk nama anak perempuan Banks, Hannah. Hasil perkawinan dengan Ian Donelly (Jeremy Renner), koleganya dalam misi mencari tahu apa tujuan kedatangan alien ke Bumi.
Bukan soal Alien, tapi Bahasa
Bahasa adalah landasan peradaban. Itu adalah perekat semua orang. Senjata pertama dalam konflik.
Bahasa yang kau sampaikan mencerminkan caramu berpikir.
![]() |
| Adegan Banks yang berkomunikasi dengan alien |
Hal tersebut kemudian entah bagaimana memungkinkan Louise melihat realitas secara empat dimensi. Semakin Banks memahami cara heptapod berpikir dan berkomunikasi, entah bagaimana kerja otaknya seperti me-restart. Ia memiliki cara pikir heptapod. Ia, seperti halnya 2 alien tadi, mampu melihat dunia secara non-linear. Terpampang semua keseluruhan gambar kehidupannya di masa depan. Ia tahu akan hidup bersama Ian dan memiliki anak perempuan, Hannah, yang mati pada usia 12 tahun karena kanker.
Kata kunci dari keseluruhan usaha menjalin kontak komunikasi tim yang ditunjuk militer AS dengan 2 alien, yang dinamai Abbott dan Castello oleh Donelly, adalah "gift", atau berkah. Heptapod hendak menawarkan "berkah", yang oleh mereka diutarakan dengan kosakata "senjata". Berkah tersebut adalah cara pikir dan komunikasi efisien dan tahu gambaran akan masa depan. Manusia dengan itu akan tahu secara gamblang bagaimana keseluruhan hidupnya. Villeneuve rasa-rasanya hendak bertanya ke kita: Apakah bila kamu mengetahui persis keseluruhan gambaran hidupmu menjamin kebahagiaan?
Istilah senjata yang dipilih alien, dari pihak manusia, menimbulkan kekhawatiran karena manusia salah menangkap maksud. Tujuan kedatangan mereka, untuk meminta manusia membantu mereka pada 3000 tahun mendatang. Tawaran non-zero sum game ke manusia.
Umpama bisa melihat Masa Depanmu, Apa itu Berkah?
Ian, jika kamu bisa melihat kehidupan dari awal hingga akhir, akankah kau mengubahnya?
Mungkin aku akan lebih sering mengutarakan perasaanku. Aku tak tahu.
Adapun Ian, pasangannya, ketika diberi tahu perihal yang akan terjadi pada Hannah kelak, tak bisa menerima kenyataan "yang akan". Ian berpisah dengan Banks. Akan hasrat manusiawi kita yang seringnya digelisahkan dan cenderung menerka-nerka diri di masa depan, kita memiliki cermin pada diri Louise Banks dan Ian Donelly.
Film dengan cerdik memutar balik plot, alur yang secara imajiner layaknya lingkaran hologram, halus bertanya kepada kita, seperti halnya apa yang telah dipilih Banks atas jalan hidupnya. Pertanyaan filosofis memberi sentuhan lebih personal ke diri kita, kedatangan, sebagaimana judul film. Hidup adalah siklus.


