A Million Miles Away (2023) adalah film komedi-drama, berdasar kisah nyata seorang anak imigran dari Michoacan, Meksiko, ke Amerika Serikat. Film berkisah bagaimana imajinasi seorang anak migran akan kecintaannya terhadap luar angkasa dan impiannya ke sana. Keinginan yang sulit dipahami keluarganya yang buruh tani migran dan impiannya dianggap omong kosong. Hanya guru sekolah dasarnya yang tidak.
Selain keluarganya yang di awal-awal film digambarkan sedikit putus asa memahami dirinya karena tak bisa memahami keinginannya dan memberi tekanan pada psikisnya, hidup José Hernandez beruntung. Perjalanan hidupnya dipertemukan dengan tiga perempuan inspiratif. Pertama adalah Mis Young, seorang Tionghoa-AS, guru sekolah dasarnya yang inspiratif.Kamu memiliki bakat bawaan alam. Tak ada yang bisa menghentikanmu (Mis. Young).
Kedua adalah Kalpana Chawla, seorang India-AS yang telah lebih dulu terlibat misi antariksa NASA. Meski nahas, ia menjadi salah satu korban misi penerbangan luar angkasa pada 2003. Ia perempuan pemberi semangat, mentor, dan senior di program pelatihan astronot ketika spiritnya lelah dan jatuh.
Planet yang begitu kecil dengan banyak hal yang terjadi. Kita pikir kita mengendalikan segalanya: hidup kita, impian kita. Kita letih, kita berkorban. Kita pikir ini soal mendambakan sesuatu. Namun hidup itu misterius (Kalpana Chawla).
Ketiga, meski kadang diliputi emosional tertentu akan keinginan sejak kecil suaminya dan waswas, istrinya tetap berdiri di sampingnya dan memberi masukan kekurangan-kekurangannya di suatu malam, mengapa ia ditolak 11 kali melamar untuk menjadi astronot NASA.
Meski ketika kencan tertawa mendengar mimpi José menjadi astronot, sang istri merelakan tabungan keluarga untuk meng-upgrade kekurangan si suami—agar memperbesar peluang diterima di antara ribuan pelamar. Namun, hal terpenting adalah keinginan kuat José ke luar angkasa.Apa yang mereka miliki yang Kamu tidak miliki? (Adela, istri José).
José akhirnya mewujudkan impiannya, menjadi simbol kebanggaan mewakili imigran yang kadang dianggap remeh oleh beberapa orang Kaukasia AS, semisal pandangan merendahkan mereka ketika ia diterima kerja di Livermore, sebagaimana digambarkan halus dalam awal-awal alur film.
