Ini adalah buku saku, dimensi tidak kecil tetapi juga tak terlalu besar. Enchiridion sendiri berarti "buku saku". Anda tidak mendapatkan tulisan-tulisan bertema berat dan panjang, tetapi kunci-kunci bagi ragam tema untuk lincah bernavigasi di segala situasi kehidupan Anda hadapi. Lebih-lebih mengenai kematian, Epictetus dalam beberapa kutipan di buku ini, tampak memberi perhatian khusus. Kematian, sebuah fenomena alamiah yang tampak sulit diterima oleh khalayak awam.
Buku saku ini, seperti tertulis di kata pengantar, adalah rangkuman poin-poin yang dibuat Arianus, siswa Epictetus. Jadi, walau menisbatkan penulisnya adalah Epictetus, tetapi ini adalah ringkasan-ringkasan dari diskusi Arianus dengan Epictetus, yang kemudian disusun dalam bentuk pedoman-pedoman singkat, mirip-mirip quotes dengan sedikit penjelasan dan kadang disusuli analogi.Walau Stoikisme memiliki sejarah panjang dan tidak melulu membahas ethica (moralitas dan kebijaksanaan menjalani hidup), tetapi pengajaran Epictetus di dalam naskah-naskah pengajarannya tampak penekanannya ke aspek ethica. Tidak seperti para filsuf di zamannya yang berkutat pada perenungan kontemplatif tentang dunia. Dan paling kunci dari ajaran dia adalah berpegang pada apa yang di bawah kendali kita dan yang bukan di bawah kendali kita.
Nasihat-nasihat Epictetus walau disampaikan dalam bentuk petuah-petuah pendek, tetapi tampak bahwa setiap quotes-nya adalah pantulan pengalaman hidupnya yang panjang.
Epictetus, dari kutipan-kutipan singkat di buku ini yang mencerminkan kedalamannya memahami kehidupan, menyadari bahwa setiap manusia yang terlahir dan hidup menghadapi kesulitan-kesulitan tanpa terkecuali. Ia menghabiskan hidupnya untuk menguraikan jalan menuju kebebasan dari kepedihan dan penderitaan, menuju kebahagiaan, mewujudkan kedamaian jiwa, dan menciptakan ketenteraman batin walau apapun sedang dihadapi di kehidupan kita.Anda yang tidak terbiasa membaca buku-buku nasihat tentang menjalani kehidupan dengan gaya bahasa berat dan penjelasan panjang, layak membaca buku ini dan kalau perlu membuka dan mendarasnya harian, untuk pemantik berkontemplasi. Atau ketika pada masa-masa sulit agar ada nasihat serta pengingat bahwa semua ini adalah sementara.

